ceritanya dimulai saat Eun joo memutuskan untuk pindah dari rumah il mare. tak lama kemudian, rumah il mare di tempati oleh seorang lelaki bernama sung hyun.
setelah beberapa hari menempati rumah il mare, seung hyun mendapatkan surat di kotak posnya.
surat itu dari eun joo. suratnya mengatakan bahawa eun joo dia adalah penyewa rumah il mare sebelunya dan meminta tolong kalau ada surat yg ditujukan untuknya, mohon segera dikirim kepadanya.
seung hyun merasa aneh, karena menurutnya dia adalah orang yang pertama menempati rumah tersebut setelah pamannya membangun rumah tersebut. Dan yang membuatnya lebih heran lagi, karea disurat itu tertulis tahun 1999. sedangkan dia berada di tahun 1997
seung hyun pun membalas surat tersebut dengan mengatakan bahasa dia orang yg pertama tinggal di il mare, tentang tahun, dan sebagainya.
respon eun joo pun tak kalah terkejutnya. baginya, seung hyun sedang bergurau dengannya.
ternyata surat eun joo nyasar ke masa lalu. Dan yang membuatnya bisa begitu karena kotak surat merah tersebut, mereka pun bisa berhubungan walaupun dari masa yang berbeda.
seunghyun meminta tolong untuk mengetahui tentang ayahnya di tahun eun joo hidup sekarang, 1999. Seung hyun yang selama ini tidak mempedulikan ayahnya, akhirnya sadar bahwa ayahnya sangat mencintai dirinya. rumah il mare ternyata dibuat untuk dirinya.
kelebihan: view dari rumah il mare itu bagus bgt! bukan hanya viewnya, tapi juga rumahnya. keliatan usaha sang produser untuk ngebuat film ini sukses. bayangkan hanya untuk sebuah film dengan durasi kurang lebih 2jam, mereka rela buat ngedesain khusus rumahnya.
kekurangan: filmnya terlalu datar. ak boleh ngasih saran, harusnya seung hyun lebih banyak memberikan pengorbanan kepada eun joo di masa lalu. sehingga pada klimaksnya, Eun joo benar2 dapat menyadari kehadiran seung hyun walau pun pada masa itu mereka belum saling mengenal.